Double New Year

Desember 31, 2008

Dua hari yang lalu 01 Muharram 1430 H besok 01 Januari 2009 M harapan yang lebih baik di tahun yang baru tentu menjadi impian kita semua. Ayo kita sama -sama  berdo’a supaya kita semua sukses di tahun yang akan datang.


Sunset Policy, Press Release

Desember 31, 2008

Well… ada kabar baik neh bagi Wajib Pajak yang akan memanfaat Sunset Policy berikut kutipan isi siaran pers yang saya dapat dari portal kantor atau bisa di download melalui  http://www.pajak.go.id Semoga bermanfaat.

========

SIARAN PERS

“Perpanjangan Batas Waktu Pelaksanaan Pasal 37A ayat (1) UU KUP”

Jakarta, 30 Desember 2008 - Untuk lebih memperkuat basis perpajakan nasional dalam mengantisipasi dampak krisis keuangan global serta antusiasme masyarakat yang luar biasa dalam memanfaatkan Pasal 37A ayat (1) UU KUP (Sunset Policy) namun tidak dapat memenuhi batas waktu yang ditetapkan dalam Undang – undang, maka pemerintah memperpanjang pelaksanaan sunset policy, baik penyampaian pembetulan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT Tahunan) Pajak Penghasilan maupun Pembayaran Pajak yang kurang dibayar yang tadinya sampai 31 Desember 2008 menjadi sampai dengan 28 Pebruari 2009. Produk hukum sebagai landasan perpanjangan sunset policy ini sedang dalam proses.

Demikian agar masyarakat maklum.

selesai.

=======

Download langsung disini



1 Muharram di Perumnas Bumi Telukjambe

Desember 30, 2008

Selamat Tahun Baru 01 Muharram 1430 H

Mungkin bagi sebagian masyarakat kita yang muslim tanggal 01 Muharram itu tidak begitu bermakna atau terasa asing di telinga ketika tanggal itu kita ucapkan, kebanyakan dari kita tentu lebih tau tanggal 01 Januari,  ya.. karena tanggal itu merupakan tahun baru yang kudu di peringati secara meriah, dengan pesta, tiup terompet, pesta kembang api, dan pesta – pesta lainnya yang bersifat hura – hura.  Ternyata harus di akui bahwa kita lebih kenal tahun masehi dari pada tahun Hijriyah.

Baca entri selengkapnya »


Pensiun

Desember 23, 2008

Well… kemaren ada temen  kantor saya yang memasuki masa purnabakti (baca pensiun) sebagai pe en es setelah menjalani masa kerja 33 tahun 10 bulan akhirnya dia lengser keprabon dengan aman karena usia yang sudah memasuki umur 55 tahun. Aman di sini artinya karena temen saya ini pensiunnya di rumah bukan di tempat lain, mungkin kita pernah melihat atau mendengar ada orang yang pensiunnya tidak di rumah melainkan di rutan atau sedang dalam menjalani sidang karena suatu perkara yang dilakukan selama dia bekerja entah itu karena korupsi atau kasus – kasus lain yang merugikan negara (semoga saya di lindungi oleh Allah dari hal yang buruk selama bekerja).

ketika selesai salaman saya bertanya tentang hal yang  akan ia lakukan setelah pensiun, dengan mantap ia menajwab mau lebih giat beribadah sama ngemong cucu cukuplah hidup dengan uang pensiun katanya. *great answer* semoga hari tua mu menyenangkan teman…


Roti berlapis coklat

Desember 17, 2008

*lagu laskar pelangi*

mimpi adalah kunci

untuk kita menaklukkan dunia

berlarilah tanpa lelah

sampai engkau meraihnya

laskar pelangi

takkan terikat waktu

bebaskan mimpimu di angkasa

warnai bintang di jiwa

menarilah dan terus tertawa

walau dunia tak seindah surga

bersyukurlah pada Yang kuasa

cinta kita di dunia

selamanya

=====oOo=======

Itulah beberapa bait lagu laskar pelangi yang di nyanyikan “anak jalanan” yang mangkal di perlintasan rel Kereta Api di Tuparev Karawang.

Mereka mendekati mobil atau angkot yang berhenti ketika pintu kereta ditutup yang menandakan ada kereta yang akan lewat, dengan berbekal “kicrikan dari tutup botol minuman atau beras yang dimasukan botol minuman plastic bekas” mereka beryanyi dengan suara seadanya mengharapakan ada dermawan yang mau memberi sedikit rejeki buat mereka.

…o0o…

Minggu lalu ketika berhenti di perlintasan kereta api seorang anak perempuan datang sembari menyanyikan lagu laskar pelangi, usianya sekitar enam tahunan. Ehm… tampak jelas ada mimpi yang ingin di gapai dari sorot matanya, sebuah kebahagian yang ingin di raih atau rasa akan kasih sayang orang tua. Tapi apa daya kebahagian dia hanya di dapat dari uang receh yang di berikan oleh kita yang kebetulan lewat, dia di peluk oleh hangatnya terik matahari dan di cium oleh debu jalanan. Di manakah orang tua nya….???

Oh…teganya mereka membiarkan anak sekecil itu merajut asa hanya untuk mengisi lambung yang besarnya hanya segengam tangan kita.

Apakah orang tuanya tidak tahu bahwa banyak orang tua di luar sana yang berobat sampai menghabiskan uang jutaan bahkan puluhan juta rupiah hanya untuk mendapatkan seorang anak

Apakah orang tuanya tidak tahu bahwa anak itu adalah investasi terbaik kita dunia, yang senantiasa akan mendo’akan kita kelak apabila kita telah di panggil oleh Allah SWT.

Berhentilah mengeksploitasi anak… berusahalah, percayalah setiap rejeki yang kita bawa pulang untuk anak istri kita di rumah merupakan sedekah yang nanti akan dibalas oleh Pemilik Alam Semesta ini…

Ketika pintu kereta di buka saya raih dua bungkus roti berlapis coklat “mungkin ini lebih baik buatmu gadis kecil” dari pada beberapa keping uang receh atau selembar uang kertas ribuan yang nanti akan kau serahkan ke orang tuamu.