Ketika sedang piket di help desk kemaren datang ke saya seorang mba” yang baru memperoleh NPWP, kemudian dia bertanya seperti ini “Pak apa sih NPWP itu ? sekalian deh pak jelasin juga angka-angka yang ada di kartu NPWP saya ini masih bingung nih?”
ehm.. sebenarnya kalo dia mau memainkan jarinya mba ini akan dengan gampang mengetahuinya di touchscreen yang letaknya dipojok kantor all about tax ada di situ..
tapi ‘g apa” koq apalagi yang bertanya mba yang cantik itu hiks.. [ *ditimpuk*] dengan senang hati ngejelasinnya ha ha
oks lanjut apa itu NPWP ?
NPWP adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana yang merupakan tanda pengenal atau identitas bagi Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajibannya di bidang perpajakan.
Fungsi NPWP sendiri :
- sebagai sarana dalam administrasi perpajakan
- sebagai identitas Wajib Pajak
- menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak dan pengawasan administrasi perpajakan
- Dicantumkan dalam setiap dokumen perpajakan
Nah untuk angka – angka di Kartu NPWP itu sendiri biasanya seperti ini
(lihat gambar di atas) NPWP : AA.BBB.BBB.C.DDD.EEE
AA : dua digit pertama merupakan jenis wajib pajak misal 01 sampe 03 merupakan wajib pajak Badan 04 dan 06 wajib pajak Orang Pribadi Usahawan kalo 00 untuk Wajib Pajak Bendaharawan
BBB.BBB : enam digit berikutnya merupakan no urut Wajib pajak yang diberikan oleh DJP
C : satu digit berikutnya merupakan self check digit
DDD : tiga digit berikutnya merupakan kode kantor pelayanan pajak tempat kita terdaftar misal 408 merupakan kode KPP Pratama Karawang Utara
EEE : tiga digit terakhir merupakan status cabang misal 000 merupakan pusat, 001 cab ke-1, 002 cab ke-2 dst.
sekarang udah ‘g bingung lagikan dengan angka” yang ada di Kartu NPWP kita?
Kalo mo tau syarat” bikin NPWP disini
Semoga bermanfaat ya..
referensi :
Catatan KUP & buku saku













Oktober 16, 2009 pukul 6:03 am
saya udah punya NPWP
dan udah bayar pajak juga
eh bikin NPWP gag ribet kok, 1 hari juga udah selesai.
*siip deh, berarti mas huang skr udah punya jembatan dong (kayak iklannya djp) hehehe karna udah byr pajak penghasilan
*
o ya bikin NPWP itu bs satu jam lo kalo antriannya ‘g banyak
Oktober 21, 2009 pukul 5:13 am
Buat NPWP memang nggak lama, bisa di tunggu yang saya nggak tahu niih, banyak lembaga masyarakat yang punya kas banyak tapi tidak kena NPWP dalam arti wajib membayar pajak. utamanya lembaga yang bekerjasama dengan lembaga asing. harus membayar ketika itu adalah sebuah denda keterlambatan pelaporan hasil kekayaan lembaga. kalau lembaga masyarakat yang bekerjasama dengan pemerintah, mendapat bantuan dana sih biasanya sudah dipotong pajak, namun demikian harus mempunyai NPWP.
Oktober 22, 2009 pukul 3:26 am
@badruz : Karena sistem perpajakan dinegara kita menganut sistem self assesment harusnya mereka secara sukarela mendftarkan usaha/kegiatan mereka ke Kantor Pelayanan Pajak untuk memperoleh NPWP.