Cara aman pake Flashdisk

Postingan ini buat  penjelasan bagi kakak saya yang suka mencabut flashdisk secara mendadak mudah – mudahan anda yang membaca postingan ini tidak ceroboh seperti kakak saya (yang telah kehilangan data karena flashdisk tidak terbaca oleh Sistem Operasi konon sebabnya karena flashdisk suka dicabut secara mendadak) tulisan ini sebagian saya kutip dari  buku PC+  100 solusi masalah PC (hal 68 – 69).

               Mungkin benda satu ini sudah sangat akrab di telinga kita entah itu pelajar, mahasiswa atau professional kenal dengan benda ini. Karena bentuknya yang kecil, mobile dan memiliki kapasitas yang beragam mulai dari 128 MB sampai 4 MB serta banyak pilihan merk seperti Sandisk, Kingstone, MyFlash, Samsung, Nexus dan banyak lagi merek yang ada di pasaran tentu dengan harga yang beragam sesuai kapasitas dari flashdisk tersebut. Terserah anda mau pilih flashdisk merk serta kapasitas yang mana? Kalo saya sih punya tiga Nexus (128MB), MyFlash (256MB), Kingstone (1GB) semuanya masih OK! 

Cara Kerja Flashdisk 

Flashdisk sering disebut sebagai USB Drive, Pen Drive, Pocket Drive, atau microdisk. Di dalam perangkat ini, tertanam controller dan memori penyimpan data yang bersifat non – volatile alias tidak akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik. Komponen flashdisk lebih sederhana dan relative lebih sedikit dibandingkan dengan hardisk . Hal ini disebabkan karena flashdisk tidak memerlukan piringan, motor, atau part lain yang berkerja secara mekanik. Umur flashdisk saat ini berkisar 10 tahun (masa pemakian normal). Tips buat anda penggunaan flashdisk pada system operasi Windows Me/2000/XP menyarankan pelepasan flashdisk dengan cara yang aman (Safe Removal). Hal ini untuk menghindari data yang masih tersisa dan belum tertulis dari memori cache ke flashdisk. Pencabutan flashdisk secara mendadak dapat mengakibatkan data yang belum selesai ditulis menjadi rusak. Memutus koneksi dengan cara aman akan memperpanjang umur flashdisk karena hubungan baca/tulis antara komputer dan flashdisk diamankan terlebih dulu dan hubungan listrik singkat (yang dapat merusak komponen flashdisk) dapat dicegah. 

flashdisk.jpg

Agar data kita aman selalu back data yang ada di flashdisk sebagai antisipasi kalo sewaktu – waktu flashdisk kita rusak atau terserang virus kita masih punya file altenatif. Oh ya jangan lupa untuk selalu menscan flashdisk kita dengan antivirus yang up to date untuk menghindari mahluk jahat tersebut masuk ke flashdisk kita.

7 responses to this post.

  1. Kalo pake Linux cara nyopot flashdisknya gimana?

  2. Posted by Ardhie on Maret 13, 2008 at 1:38 am

    Wah maaf banget neh mas mardies kebetulan saya belum pernah pake Linux jd nggak ngerti cara aman nyopotin flashdisknya🙂
    kalo ada yang tau monggo komentarnya …..

  3. Posted by Bonie on Maret 13, 2008 at 10:24 am

    saya punya myflash 512Mb dan tiba2 saja rusak alias tidak terbaca lagi oleh PC, sementara data2 di dlmnya sangat penting. pertanyaanya apakah masih ada cara untuk mem-back up data2 yg ada di dlmnya utk dipindahkan ke PC???
    -thx-

  4. iya mas,,,kalo FD aku juga gt,,,gk ke detek …

    gmn ya solusi nya??

  5. Posted by Salman on Agustus 31, 2009 at 2:15 pm

    Klo pke linux cra nyabut@ d klik kanan(klak) trus pilih unmount/unmount volume

  6. kemarin saya baru flashdisk kok satu kali pakai langsung rusak kenapa ya om??

    *koq bisa ya… msh garansi kan? kalo bisa di balikin lagi aja ke toko tempat belinya*

  7. Posted by faliziah on Desember 19, 2010 at 11:29 am

    lalu gmn bisa dalam ukuran FD yg sama bisa ada FD 8GB,16GB???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: